Kode yng di gunakan untuk mewakilinya tergantung dari komputer yang di gunakan, dapat membentuk sistem kod BCD ( binary-Coded Decimal ). Sistem kode SBCDIC (Standart Binary Coded Decimal Interchange Code ). Sistem kode EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code). Atau sistem kode ASCI (american Standart Code for Information Interchange).
Misalnya suatu komputer mempunyai kapasistas memory 256 Kb atau 266.144 byte, yang berarti mempunyai 282.144 lokasi memori. Alamat dan memori ini adalah bernomor 000000 sampai dengan 252.143
Main Memory terdiri dari :
1. RAM (Random Accses Memory)
Merupakan memory yang dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer.semua data dan program yang di masukan lewat alat input akan di simpan dahulu di RAM.
Struktur dari RAM, di bagi menjadi :
- Input Stroge, di gunakan untuk menampung input yang di masukan lewat alat input
- Program Stroge, di gunakan untuk menyimpan semua instruki program yang akan di proses
- working Stroge, di gunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dan hasil dari pengolahan
- Output Storage, di gunakn untuk menampung hasil akhir dari pengolahn data yang akn di tampilkan ke alat output
Memori ini hanya dapat di baca saja, progremmer tidak bisa mengisi susuatu ke dalam ROM. Isi ROM sudah di isi olh pabrik pembuatnyaberupa sistem operasi yang terdiri dari program-program pokok yang di perlukan oleh sistem komputer, seperti program untuk mengatur penampilan karakter, pengisian tombol kunci dan bootstrap program.
Bootstrap program di perlukan pada waktu pertama kali sisitem komputer diaktifkan, yang proses ini disebut dengan istilah booting, yang terdiri dari:
- Cold booting, yaitu proses mengaktifkan istem komputer pertama kali untuk mengambil bootstrap program dari keadaan listrik komputer mati.
- Warm booting,yaitu proses penulangan pengambilan bootstrapprogram dalam keadaan komputer masih hidup.
Instruksi yang tersimpan di ROM disebut dengan microinstruction atau microde atau di sebut juga firmware. Isi dari ROM tidk bolej hilang atau rusak, karena dapat mnyebabkan sistem komputer tidak berfungsi.
ROM bersifat non volatile, artinya isinya tidak hilang bila litrik komputer dimatikan. Jenis-jenis ROM :
- PROM (programmable Read Only Memory), yaitu ROM yang dapat diprogram sekali saja dan tidak dapat diubah kembali
- EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), Yaitu ROM yang dapat dihapus dengan sinar ultra violet serta dapat di program kembali berulang-ulang.
- EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory),Yaitu ROM yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar